Apa Itu drakorviral dan Kenapa Istilah Ini Penting?

 Apa Itu drakorviral dan Kenapa Istilah Ini Penting?


Istilah yang Lahir dari Obrolan Warganet

Istilah drakorviral bukan istilah resmi di industri hiburan. Namun, kata ini lahir dari kebiasaan ngobrol warganet, terutama penonton drama Korea di Indonesia. Karena itu, mereka butuh cara singkat untuk menyebut drama yang lagi heboh dibahas di mana-mana, tanpa penjelasan panjang.

Awalnya, orang hanya berkata, “Ini drakor lagi viral banget.” Seiring waktu, mereka memadatkan frasa itu menjadi satu kata yang ringkas. Selanjutnya, dari obrolan ringan di chat pribadi, istilah tersebut bergerak ke ruang publik. Kata ini lalu muncul di caption, hashtag, dan judul konten yang bertebaran di media sosial. Dengan demikian, istilah itu pelan-pelan mengakar dalam percakapan sehari-hari di dunia online.


Peran Media Sosial dalam Menguatkan Istilah

Pemakaian di Berbagai Platform

Media sosial sangat mempercepat penyebaran istilah ini.

 Di berbagai platform, banyak kreator memakai kata tersebut di:

  • Caption TikTok

  • Judul video YouTube

  • Postingan dan Reels di Instagram

Melalui pemakaian yang berulang, mereka ingin menarik perhatian penonton yang sedang mencari tontonan baru. Selain itu, satu kata yang pendek sudah cukup memberi gambaran: ada drama Korea yang lagi tren dan terasa “wajib tonton”.

Peran Grup Chat dan Rekomendasi Personal

Di luar media sosial, grup WhatsApp juga punya andil besar. Di sana, rekomendasi tontonan sering muncul dari kalimat santai seperti, “Sudah nonton belum?” atau “Ini seru banget, kamu harus coba.” Dari percakapan kecil seperti itu, banyak orang kemudian penasaran. Mereka mulai menonton, lalu ikut membahas dramanya di media sosial. Sebagai hasilnya, siklus ini berulang dan semakin memperkuat posisi istilah tersebut dalam budaya digital.


Peran Komunitas K-Drama dan K-Pop

Aktivitas Komunitas di Dunia Online

Di sisi lain, komunitas penggemar K-Drama dan K-Pop ikut mendorong istilah ini semakin dikenal. Mereka sangat aktif di dunia online dan rutin membuat berbagai jenis konten. Biasanya mereka:

  • Menulis thread analisis karakter di X (Twitter)

  • Membahas teori alur cerita di forum dan kolom komentar

  • Membuat meme, edit video, fanart, dan fanfic di berbagai platform

Melalui aktivitas tersebut, satu judul yang mulai ramai di komunitas ini akan cepat menyebar ke khalayak yang lebih luas.

Label drakorviral sebagai Sinyal Tren

Saat satu judul mulai ramai di komunitas ini, banyak orang kemudian menyebutnya dengan label drakorviral. Bagi penonton lain, label itu terasa seperti sinyal. Drama tersebut bukan sekadar baru rilis, tetapi sudah menjadi bahan pembicaraan luas. Karena itu, banyak orang lalu menganggapnya pantas masuk daftar tontonan berikutnya.


Peran Kreator Konten dalam Menyebarkan Istilah

Penguatan Melalui Konten Visual

Selain komunitas fans, kreator konten juga menguatkan popularitas istilah ini. Di berbagai platform, mereka memakai label yang sama di:

  • Thumbnail dan judul video review

  • Konten reaction dan cuplikan adegan

  • Postingan rekomendasi tontonan mingguan

Dengan strategi itu, istilah yang awalnya hanya beredar di kalangan terbatas menjadi jauh lebih dikenal. Bahkan, pengguna internet yang bukan penggemar berat drama Korea pun ikut terpapar dan lama-kelamaan akrab dengan kata tersebut.

Dampak pada Pencarian dan Rasa Ingin Tahu

Pada gilirannya, semakin banyak orang melihat istilah itu, semakin besar kemungkinan mereka mencarinya di mesin pencari atau platform streaming. Hal ini membuat kata tersebut bukan hanya populer, tetapi juga kuat dari sisi pencarian dan branding di dunia digital.


Istilah Sederhana, Dampak Besar

Pada akhirnya, asal mula istilah ini menunjukkan dengan jelas cara kerja budaya internet. Satu kata yang sederhana bisa tumbuh menjadi penanda tren karena banyak orang memakainya berulang-ulang. Selain itu, tanpa kampanye resmi apa pun, istilah itu mengalir dari satu percakapan ke percakapan lain, dari satu unggahan ke unggahan lain, sampai akhirnya terasa wajar dan akrab di telinga banyak orang. Dengan begitu, drakorviral bukan hanya kata, tetapi juga cermin bagaimana tren digital terbentuk dan menyebar di era sekarang.

 
 

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *